Sistem Pencernaan Pada Ular Beserta Fungsinya

By On Selasa, Oktober 30th, 2018 Categories : Peternakan, Sistem Pencernaan

Sistem Pencernaan Pada Ular Beserta Fungsinya Sistem pencernaan adalah sebuah rangkaian oregan visceral dari kelenjar-kelenjar yang menghasilkan secret yang berfungsi untuk pencernaan, absorbsi dan metabolisme makanan. Sistem pencernaan ini meliputi beberapa tahapan, yaitu tahapan yang pertama pengelolahan makanan dan tahapan kedua adalah proses perombajakan makanan menjadi molekul yang cukup kecil sehingga dapat diserap oleh tubuh.

Baca: Cara Ampuh Mengatasi Rontok Bulu (Ngurak) Pada Burung Kenari

Berbicara mengenai sistem pencernaan ular, sama dengan hewan lain pada umumnya. Sistem pencernaan pada ular juga terdiri dari atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Saluran pencernaannya terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus dan kloaka. Dan kelenjar pencernaannya terdiri atas kelenjar luda, pancreas dan hati.

Sistem Pencernaan Pada Ular

 1. Mulut

Mulut ular telah mengalami adaptasi, perubahan yang terjadi pada kelenjar dalam mulut dan kelenjar racun yang membantu melumpuhkan mangsa dan menelan mangsanya.  Kelanjar ludah yang ditemukan dalam ular meliputi; Palatine, lingual, sublingual dan kelenjar labia. Kelanjar ini membantu melembabkan mangsa untuk ditelan. Pada ular berbisa, kelenjar racun merupakan modifikasi dari kelenjar labial. Kelanjar ini terletak di kedua sisi kepala dan leher, pada bagian depan atau belakang rahang atas, ular berbisa memiliki dua gigi tajam yang cekung untuk memungkinkan racun dapat melewati. Pada ular yang tidak berbisa, gigi ular konstriktor, stasioner, taring panjang, gigi lipat ke dalam mulut saat tidak digunakan jika tidak ular akan menusuk bagian bawah mulutnya sendiri. Adapun tiga jenis paling penting dari racun yang ditemukan dalam ular bisa,yaitu;

  • Cardiotoxins: Otot jantung memburuk, yang menyebabkan jantung berhentik berdenyut.
  • Hematoxins: Penyebab pembuluh darh pecah, yang mengakibatkan pendarahan internal yang luas.
  • Neurotoxins: Mempengaruhi sistem saraf dengan merusak pusat-pusat syaraf, sering juga menyebabkan pernafasan berhenti.

2. Kerongkongan

Kerongkongan sangat berhubungan dengan mulut ular yang disebut juga dengan buccal cavity. Ular memiliki kerongkongan yang panjang dan dapat menutupi setengah panjang tubuh. Kerongkongan ular memiliki lipatan lebvih internal daripada reptil lain, yang memungkinkan untuk menelan mangsanya yang besar secara utuh.

3. Lambung

Lambung pada ular berbentuk j dimana sebagian besar pencernaan  terjadi pada ular. Lambung mengeluarkan cairan pencernaan yang sangat kuat yang dapat dapat melarutkan semua bagian dari mangsanya kecuali untuk tulang dan rambut (pada mamalia).  Lambung merupakan bagian pertama yang diperluas dari bagian saluran. Ukurean dindingnya diperluas untuk membantu mengakomodasiu makanan besar selama peridode awal pencernaan. sehingga ular dapat mengkonsumsi makanan yang lebar dan panjang, seperti beberapa kasus.

4. Usus

Usus adalah organ pencernaan yang sangat penting, yang dimana usus merupakan pencernaan akhir dari makanan terjadi dan produk yang dihasilkan diserap ke dalam sirkulasi darah. Usus terdiri dari dua yaitu usus kecil dan usus besar.

  • Usus kelil berbentuk tabung melingkar yang panjangd an sempit dimana absobansi nutrisi berlangsung. Usus kecil dibagi nmenjadi 3 bagian yaitu duedenum, ileum dan jejenum.
  • Usus besar adalah bagian yang paling berotot dan memiliki struktur dinding yang sangat tipis darei sistem pencernaan ular, usus besar ini melewati ruang cloacae/cloaceae chamber.

5. Hati

Hati ular mengeleluarkan empedu yang disimpan dalam kantung empedu dan disampaikan oleh saluran usus, dimana hati berfungsi untuk mengemulsi lemak. Hati juga berfungsi dalam membuang air limbah nutrogen, menyimpan nutrisi, memproduksi empedu, dan mengeluarkan enxim pencernaan ke dalam duedenum dari usus kecil

6. Pankreas

Lokasi dan fungsi pankeras sama dengan hewan lain. Pankreas menghasilkan insulin dan glikogen, juga menghasilkan enxim pencernaan seperti lipase, protease dan karbohidrase lalu mengeluarkannya ke duedenum.

7. Kloaka

Kloaka memiliki peran penting dalam reabsorpsi air. Kloaka memiliki ruang yang dibagi menjadi:

  • Corpradaum untuk menerima kotoran.
  • Urodaeum untuk urin dan produk dari organ kelamin.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang Sistem Pencernaan Pada Ular Beserta Fungsinya. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

 

Sistem Pencernaan Pada Ular Beserta Fungsinya | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99