Sistem Pencernaan Pada Burung (Aves) dan Fungsinya

By On Kamis, Mei 31st, 2018 Categories : Burung, Klasifikasi & Morfologi

Sistem Pencernaan Pada Burung (Aves) dan Fungsinya – Pencernaan burung (aves) merupakan pencernaan monogastrik (perut tunggal) yang memiliki kapasitas kecil. Burung juga merupakan hewan vertebrata yang memiliki pencernaan, seperti unggas lain (ayam, itik, bebek, dan sebagainya).

Baca: Klasifikasi dan Morfologi Burung Merpati (Columbia livia)

Sistem pencernaan burung, diantaranya yaitu paruh/mulut, kerongkongan (esophagus), tembolok (crop), lambung (proventikulus), empedal (gizzard), usus halus (small instestine), usus besar (large instestine), rektum, dan kloaka.

A. Sistem Pencernaan Burung, dibedakan menjadi 3 bagian yaitu:


1. Pencernaan secara mekanik

Sistem pencernaan secara mekanik adalah dimana makanan yang dikonsumi di dalam rongga mulut dibantu dengan lidah dan saliva, yang berguna untuk mendorong dan melicinkan makanan menuju ke kerongkongan, kemudian ke tembolok dan empedal.

2. Pencernaan secara enzimatis

Sistem pencernaan secara enzimatis adalah pencernaan yang terjadi didalam organ rongga mulut dengan bantuan enzim pitialin, organ lambung dengan bantuan asam klorida, organ usus halus dengan bantuan enzim yang dihasilkan oleh prankreas.

3. Pencernaan secara biologis

Sistem pencernaan secara biologis adalah dimana makanan yang diabsobsikan dengan bantuan bakteri atau mikrobiologi yang biasanya terjadi di organ usus besar.

B. Sistem Pencernaan Burung (Aves)


1. Paruh (Mulut)

Paruh adalah tempat dimana pakan pertama kali memasuki sistem pencernaan. Burung tidak memiliki gigi sehingga pakan pertama kali masuk dalam sistem pencernaan dengan diptauk melalui paruh dan ditelan tanpa dikunyah. Lidah dan paruh berbentuk runcing  berfungsi sebagai pendorong makanan ke kerongkongan, terdapat kelenjar saliva dengan produksi sekitar 7-30 ml perhari cukup untuk melicinkan dann memudahkan pakan menuju ke kerongkongan.

2. Kerongkongan (Esophagus)

Kerongkongan adalah saluran yang membawa makanan dari mulut ke ketembolok, diamater kerongkongan lebih besar dibandingkan pada mamalia agar dapat menampung pakan yang masih berukuran besar karena tidak di kunyah. Kerongkongan bersifat lentur dapat membasar adanya lipatan-lipatan sepanjang kerongkongan yang juga kaya akan kelenjar mukus untuk lubrikasi. Fungsi utama kerongkongan pada burung adalah untuk membawa dan menyimpan pakan yang tidak di kunyah sementara waktu.

3.Tembolok (Crop)

Tembolok adalah pelebaran dari kerongkongan dan tempat penyimpanan sementara pakan yang masuk, dan juga sebagai tempat pelunakan dengan adanya penambahan air.

4. Lambung (Proventrikulus)

Lambung adalah lanjutan dari proses tembolok yang akan mengalami proses pencernaan secara enzimatis dengan bantuan getah lambung. Didalam organ lambung akan menghasilkan enzim pepsin, renin dan asam klorida. Fungsi utama lambung adalah tempat penyimpanan makanan dan juga proses pencernaan makanan.

5. Empedal (Gizzard)

Empedal berbentuk bulat telur dan tersusun dari serabut otot yang padat dan kuat. Di bagian ujung depan empedal berhubungan dengan proventrikulus dan agak masuk berhubungan dengan usus halus. Fungsi utama empedal adalah mengiling dan meremas pakan yang masih keras sehingga ukuran semakin kecil dan meningkatkan permukaan partikel pakan.

6. Usus Halus (Small Instestine)

Usus halus adalah saluran berbentuk spiral sehingga dapat menempati ruang yang kecil, dinding usus halus memiliki tonjolan-tonjolan kecil mirip jari yang di sebut villi yang meningkatkan luas permukaan usus halus dalam penyerapan nutrien. Usus halus dibagi menjadi 3 segmen yaitu duedenum, jejenum, dan ileum. Di bagian pertama usus halus yaitu duedenum terjadi penambahan sekresi dari hati dan pankreas, sedangkan sebagian besar terjadi penyerapan nutrien terjadi di jejenum dan ileum.

7. Usus Besar (Large Instesnine)

Usus besar adalah tempat penampungan sisa pencernaan yang merupakan komponen tinja. Disini juga terjadi pemecahan sisa pakan dalam usus besar, dan mukus ditambahkan sehingga berfungsi sebagai pelicin agar sisa pencernaan mudah dikeluarkan, bagian dari usus besar adalah rektum.

8. Rektum (Rectum)

Bagian usus antara segmen ileum usus halus dengan kloaka adalah rektum. Bagian ini sangat pendek dan berdiameter lebih kecil dari usus besar mamalia sehingga disebut usus besar. Secara morfologi rektum mirip usus kecil kecuali vilinya lebih pendek.

9. Kloaka

Kloaka adalah sistem pencernaan terakhir, yaitu tempat pembuangan dari saluran urin, reproduksi dan saluran pencernaan.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Sistem Pencernaan Pada Burung (Aves) dan Fungsinya semoga berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Sistem Pencernaan Pada Burung (Aves) dan Fungsinya | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99