Sistem Pencernaan Katak dan Fungsinya

By On Kamis, Juli 19th, 2018 Categories : Peternakan, Sistem Pencernaan

Sistem Pencernaan Katak dan Fungsinya Katak (Amfibi) merupakan hewan yang memiliki kulit dengan kelembaban tinggi, tidak di tutupi oleh rambut/bulu dan mampu hidup di dua alam yaitu di air dan di darat. Amfibi (amphibia) berasal dari Bahasa Yunani yaiu Amphi berarti dua dan Bios berarti hidup. Karena itu, katak dapat diartikan sebagai hewan yang dapat hidup di dua alam, yaitu air dan darat.

Baca: Sistem Pencernaan Kambing dan Fungsinya

Sistem organ pencernaan katak (amfibi), terdiri dari rongga mulut, esofagus, lambung, pankreas, usus halus, usus besar dan kloaka.

Sistem Pencernaan Katak dan Fungsinya

1. Rongga Mulut

Rongga mulut katak (Cavum oris) terdapat gigi berbentuk kerucut untuk mempermudahkan memangsa hewan, dan lidah untuk menangkap mangsa. Gigi katak berbentuk V dengan perkembangan yang tidak sempurna. Gigi terdapat pada rahang atas dan bawah, gigi rahang atas disebut Maxilaris  dan gigi rahang baeah di sebut Vomerin. Lidah katak panjang, mengulung, lengket dan bertekstur kenyal.

2. Kerongkongan (Esofagus)

Esofagus katak tidak panjang atau pendek. Fungsi utama esofagus adalah mendorong atau menghantar makanan dari cavum oris  ke organ lambung. Didalam esofagus akan menghasilkan sekresi alkalis sehingga mempermudahkan makanan menuju ke lambung.

3. Lambung (Ventrikulus)

Lambung katak terdiri dari dua bagian, yaitu tempat masuknya esofagus dan lubang keluar menuju usus. Fungsi utama lambung adalah tempat penyimpanan makanan, pemecahan/meremas makaan menjadi hancur dan dicampu dengan sekresi ventrikulus yang mengandung enzim sebagai katalisator. Enzim yang dihasilkan ventrikulus, yaitu pepsin, tripsin, erepsin untuk protein, lipase untuk lemak dan asam klorida.

4. Usus Halus (Small Instestine)

Usus halus katak terdiri dari duedenum, jejenum dan ileum, tetapi belum jelas batas-batasnya. Fungsi utama usus halus adalah tempat terjadinya penyerapan makanan oleh enzim yang dihasilkan oleh pankreas.

5. Usus Besar (Large Instestine)

Usus besar adalah tempat penyerapan air pembusukan sisa digesti makanan. Sisa pembusukan makanan didalam usus besar akan menjadi feses yang akan didorong melalui rektum dan berakhir ke kloaka.

6. Kloaka

Kloaka adalah bagian akhir dalam proses sistem pencernaan. Fungsi utama kloaka adalah tempat pembuangan feses, saluran reproduksi dan urine.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang Sistem Pencernaan Katak dan Fungsinya. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Sistem Pencernaan Katak dan Fungsinya | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99