Pengendalian Hama dan Penyakit Kelinci

By On Jumat, Maret 24th, 2017 Categories : Penyakit Ternak

Pengendalian Hama dan Penyakit Kelinci – Hama kelinci atau penyakit kelinci adalah salah satu masalah utama yang banyak dihadapi oleh peternak. Dengan terserangnya hama atau penyakit akan dapat mempengaruhi produktivitas yang akan dihasilkan ternak, terutamnya bulu, daging, dan juga resiko angka kematian yang tinggi.

Maka sebab itu, harus dilakukan pengendalian hama dan penyakit untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi dan kerugian dari peternak. Ada beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang ternak kelinci. Berikut hama dan penyakit ternak kelinci serta cara pencegahannya.

Baca: Cara Beternak Puyuh Untuk Pemula

Hama dan Penyakit Kelinci

1.Bisul

  • Penyebab: terjadinya pengumpalan darah dibeberapa titik bawah kulit.
  • Pengendalian: melakukan pembedaan dan pengeluaran darah kotor, kemudian diberi jodium.

2.Kudis

  • Penyebab: Darcoptes scabiei
  • Gejala: ditandai beberapa koreng ditubuh.
  • Pengendalian: pemberian salep antibiotik

3.Eksim

  • Penyebab: feses/kotoran menempel di permukaan kulit.
  • Pengendalian : penggunaan salep/bedak Salicyl

4.Penyakit Telinga

  • Penyebab: kutu
  • Pengendalian: meneteskan minyak nabati kedalam telinga beberapa tetes.

5.Penyakit Kulit Kepala

  • Penyebab: Jamur
  • Gejala: ditandai beberapa sisik dibagian kepala
  • Pengendalian: penggunaan bubuk belerang

6.Penyakit Mata

  • Penyebab: bakteri dan debu
  • Gejala: mata berair, basah dan juga bengkak disekitar mata
  • Pengendalian: penggunaan obat sakit mata atau salep

7.Mastitis (Radang Ambing)

  • Penyebab: susu tidak keluar/keluar sedikit
  • Gejala: bengkak pada ambing, dan panas jika dipegang
  • Pengendalian: tidak menyapih anak terlalu mendadak/buru-buru

8.Pilek

  • Penyebab: virus
  • Gejala: hidung mengeluarkan cairan terus
  • Pengendalian: penyemprotan antiseptik pada hidung

9.Radang Paru-Paru

  • Penyebab: bakteri Pasteurella multocida
  • Gejala: sesak napas, mata dan telinga kebiruan
  • Pengendalian: pemberian Sul-Q-nox

10.Berak Darah

  • Penyebab: Protozoa Eimeira
  • Gejala: nafsu makan hilang, tubuh kurus, dan kotoran berdarah
  • Pengendalian: diberi minum sulfaquinxalin dengan dosis 12 ml dalam 1 liter air.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Pengendalian Hama dan Penyakit Kelinci semoga berguna dan bermanfaat. Terima Kasih.

Pengendalian Hama dan Penyakit Kelinci | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99