Karakteristik Kambing Muara

Karakteristik Kambing MuaraKambing muara adalah kambing lokal Indonesia, yang banyak ditemukan di Kabupaten Tapanuli Utara, Kecamatan Muara Provinsi Sumatra Utara. Meskipun kambing lokal bobot badan kambing muara lebih besar dibandingkan dengan kambing kacang dan diduga kambing muara adalah kambing prolifik.

Baca: Karakteristik Kambing Kosta

Kambing muara merupakan jenis kambing yang subur bisa melahirkan anak 2 – 4 ekor, dan sangat baik dalam kemampuan memelihara dan menyusui anaknya.

Karakteristik atau Ciri – Ciri Kambing Muara

Adapun ciri-ciri kambing muara, secara umum adalah sebagai berikut:

  • Warna tubuh bervariasi, seperti merah bata, putih, hitam dan kombinasi.
  • Bobot badan betina  dewasa 49,4 kg dan jantan 68,3 kg
  • Panjang badan betina 75,8 cm dan jantan 96,3 cm.
  • Tinggi pundak betina 69,7 cm dan jantan 87,6 cm.
  • Tinggi pinggul betina 72,2 cm dan jantan 89,2 cm.
  • Lingkar dada betina 84,5 cm dan jantan 98,7 cm.
  • Lebar dada betina 18,6 cm dan 38,5 cm.
  • Dalam dada betina 38,7 cm dan jantan 50,7 cm.
  • Panjang tanduk 13,4 cm dan jantan 27,2 cm.
  • Panjang telinga betina 18,3 cm dan jantan 19,4 cm.
  • Lebar telinga betina 8,3 cm dan jantan 8,8 cm.
  • Panjang ekor betina 10,5 cm dan jantan 9,7 cm.
  • Lebar ekor betina 4,6 cm dan jantan 5,2 cm.
Keuntungan Beternak Kambing Muara
  • Produksi daging lebih banyak dibaningkan kambing lokal lainnya.
  • Produksi susu dikalah dengan kambing PE.
  • Mudah beradaptasi dan mudah diternakan seperti kambing lokal lainnya.
  • Harga jual lumayan cukup tinggi.

Baca juga: 

Demikianlah informasi tentang Karakteristik Kambing Muara. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat, serta menambah wawasan anda. TERIMA KASIH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *