Karakteristik Kambing Kosta

Karakteristik Kambing Kosta Kambing Kosta merupakan salah satu kambing hasil persilangan antara Kambing Kacang dengan Kambing Kashmir (kambing impor), mempunyai tubuh sedang, hidung rata, tanduk pendek, dan bulu pendek (Dinas Pertanian, dan Peternakan Banter, 2011).

Baca: Karakteristik Kambing Gembrong

Kambing Kosta awal mula ditemukan di Provinsi Banter, terdapat di Kabupaten Serang, Pandeglang dan juga dapat ditemukan di wilayah Tanggerang dan DKI Jakarta (Nurmendiansyah dan Heriyadi, 2007).

Karakteristik Atau Ciri-Ciri Kambing Kosta

Karakteristik kambing kosta, dari beberapa sumber adalah sebagai berikut:

  • Warna dominan kambing kosta, menurut Batubara et al., (2006), dalam persentase adalah warna hitam (61%), coklat tua (20%), coklat merah (5,8%), dan abu-abu (3,4%).
  • Bentuk badan kambing kosta betina, menurut Ivan MM et al., (2015), lingkar dada 58,70 cm, lebar dada, 14,05 cm, dalam dada 28,11 cm, lebar pinggul 32,62 cm, tinggi pinggul 42,88 cm, tinggi gumba 42,22 cm, panjang badan 41,14 cm, lebar kepala 7,4 cm, panjang kepala 16,33 cm, indeks kepala 0,46 cm dan bobot badan 22,40 kg.
  • Bentuk badan kambing kosta jantan, menurut Fajar et al., (2013), panjang badan 52,75 cm, tinggi pundak 45,83 cm, lingkar dada 61,33 cm, dan bobot badan 24,17 kg.
Keuntungan Beternak Kambing Kosta
  • Proses Pemeliharaan tergolong sangat mudah, bisa digembalan atau diumbar.
  • Adaptasi lingkungan sangat relative tinggi, seperti kambing kacang.
  • Memiliki potensi daging yang berkualitas.
  • Harga jual juga sangat relative mahal.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang Karakteristik Kambing Kosta. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat, serta menambah wawasan anda. TERIMA KASIH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *