Ciri-Ciri Kelinci Sakit dan Cara Mengatasinya

By On Minggu, November 12th, 2017 Categories : Kelinci, Peternakan

Ciri-Ciri Kelinci Sakit dan Cara Mengatasinya | Tanda-tanda Kelinci Sakit – Kelinci adalah salah satu ternak  yang sangat banyak diminati dan digemari oleh berbagai macam masyarakat. Hal ini dikarenakan keunikan dan kekhasan yang dimilikinya.

Kelinci secara umum digolongkan menjadi dua jenis yaitu kelinci peliharaan (hias) dan kelinci pedaging. Namun, dalam pemeliharaan atau budidaya kelinci harus terlebih dahulu harus  mengetahui bagaimana cara mengetahui ciri-ciri ternak kelinci sakit dan bagaimana cara mengatasinya. Untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasan dibawah sebagai berikut:

Baca: Cara Mengatasi Penyakit Cacingan Pada Kambing

Ciri-ciri Kelinci Sakit

Ada beberapa ciri-ciri atau tanda-tanda kelinci sakit, secara umumnya adalah sebagai berikut:

  • Nafsu makan menurun, mengakibatkan kondisi tubuh kurus dan lemah.
  • Gerakan kelinci menurun atau tidak aktif.
  • Kondisi bulu kusam dan bahkan sebagian beberapa kasus mengalami kerontokan.
  • Bagian telinga kelinci mengalami perubahan menjadi panas, dan terkadang menjadi dingin.
  • Bukan hanya telinga, badan kelinci juga mengalami perubahan panas dan terkadang dingin.
  • Kotoran/feses kelinci berair, lunak dan bahkan berukuran sangat kecil dibandingkan dengan normalnya.
  • Urin/air kencing juga memiliki perubahan, biasanya berwarna kekuningan/oranye menjadi kecoklatan.
  • Terkadang badan kelinci mengigil dan membenturkan gigi pada mulutnya.
  • Menghindari dari kelinci lainnya, dengan pola tingkah laku tidak normal.
  • Mata berair dan hidung berair.

Cara Mengatasi dan Mengobati Kelinci Sakit

  1. Memisahkan kelinci sakit dengan kelinci lain, pada kandang tertentu.
  2. Lakukan pemeriksaan, gejala klinis yang dialami oleh kelinci dengan detail.
  3. Bila sudah diketahui, lakukan pengobatan sesuai dengan penyakit yang dialami oleh kelinci.
  4. Berikan obat/suntikan antibiotik kelinci.
  5. Berikan obat multivitamin komplek dan pakan yang banyak mengandung vitamin serta gizi yang dapat memenuhi kebutuhannya.
  6. Berikan sayuran juga seperti wortel, kubis, dan pakan lainnya yang disukai.
  7. Membersihkan kandang, tempat pakan dan minum secara teratur.
  8. Menyemprotkan bakterisida, fungisida atau insektisida untuk membunuh penyebaran beberapa penyakit.
  9. Bila kelinci peliharaan hias, sebaiknya memandikan dengan teratur.
  10. Melakukan vaksinasi secara berskala.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Ciri-ciri Ternak Kelinci Sakit dan Cara Mengatasinya.  Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Ciri-Ciri Kelinci Sakit dan Cara Mengatasinya | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99