17 Cara Beternak Bebek Peking Bagi Pemula

17 Cara Beternak Bebek Peking Bagi Pemula Ternak Bebek peking merupakan salah satu jenis usaha peternakan yang memiliki prospek yang menjanjikan di masa akan datang. Karena tingginya permintaan pasar setiap harinya dan kandungan gizi yang cukup tinggi.

Baca: Mengenal Karakteristik Domba Ekor Gemuk (Javanesa Fat Tailed)

Bebek peking ini dikenal dengan bebek pedaging (potong), yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dibandingkan dengan bebek lainnya. Sehingga sangat direkomendasikan untuk beternak atau budidaya bebek peking ini. Bila anda masih pemula, berikut kami ingin membagikan cara ternak bebek peking agar cepat besar dengan cara yang mudah dan dapat diterapkan oleh kesemua orang.

1. Pemilihan Bibit DOD

Pilihlah bibit DOD yang unggul dan berkualitas, dengan memiliki ciri-ciri, yaitu agresif, lincah, sehat, tidak cacat, kaki kokoh dan bebas dari penyakit (Baca juga: Ciri-Ciri DOD Bebek Yang Baik dan Berkualitas )

2. Pemeliharan Bibit

Bibit bebek peking yang baru datang, sebaik dilakukan perawatan terlebih dahulu bertujuan agar ternak bebek peking tidak muda mati, tidak stress dan mudah untuk adaptasi ke lingkungan baru. Perawatan dapat dilakukan dengan cara memasukan kedalam kandang pemeliharaan dengan membiarkan selama 2 jam dan berikan air minum yang diberi probiotik untuk menetralkan kondisi tubuh dan suasana.

3. Persiapan Kandang

Kandang Bibit DOD yang baru datang sebaiknya berukuran 1×3 meter untuk 100 ekor bebek, bila sudah besar bebek bisa di letakan dikandang ini juga.

4. Berikan Penghangat

Bibit peking yang baru datang sebaiknya juga berikan lampu penghangat dengan 40 watt pada malam pagi dan malam hari, bertujuan untuk sebagai penganti indukan dimana anakan bebek membutuhkan penghangat untuk kesehatan tubuh.

5. Seleksi Ulang

Bibit DOD yang baru datang sebaiknya dilakukan seleksi ulang untuk menentukan keunggulan dan kualitas bebek peking yang akan dihasilkan. Pilihlah bibit peking dengan ukuran yang sama rata, lincah dan nafsu makan tinggi.

6. Pemberian Pakan

Pemberian pakan untuk DOD biasanya dapat dilakukan ketika DOD sudah berumur 3-4 hari baru bisa diberikan pakan berupa kuning telur, kemudian pakan pabrik berupa poer atau konsentrat ringgan sehingga pencernaan bibit tidak terganggu.

7. Pemberian Multivitamin

Pada fase pembibitan DOD pemberian vitamin sangatlah penting dilakukan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan bebek peking cepat berkembang dan tumbuh besar.

8. Pengendalian Hama

Hama yang sering menyerang pada DOD biasanya, kodok, ular, dan binatang lainnnya. Untuk pengendaliannya sebaiknya membuat pagar dari jaring atau bambu agar binatang lainnya tidak mudah masuk.

9. Pengendalian Penyakit

Penyakit yang sering menyerang pada DOD, yaitu White eye, colera, Salmonellosis, Sinustis, dan sebagainya. Untuk pengendaliannya hanya menggunakan antibiotic yang diaplikasikan dengan mencampurkan ke air minum.

10. Fase Pembesaran

Ketika bebek peking sudah berumur 20 -25 hari, lakukan pemindahan bebek sesuai dengan ukuran atau bobot badan untuk menghindari kekurangan pakan akibat kekalahan dalam penyerobatan makanan.

11. Sistem Pemeliharaan

Sistem pemeliharaan bebek peking dalam fase pembesaran, sebaiknya dilakukan secara intensif yaitu system pemeliharan yang dilakukan didalam kandang, baik pemberian pakan atau tanpa melepaskan bebek peking didaerahnya.

12. Sistem Kandang

Kandang yang baik dalam system pembesaran bebek peking adalah kandang ranch, yaitu  jenis kandang yang ada untuk tempak ternakan dan tempat untuk umbaran. Kandang ini dilengkapi dengan kolam kecil yang berguna sebagai tempat mandi dan membersihkan kotoran. Selain itu juga berguna untuk mengatur suhu tubuh bebek.

13. Pemberian Pakan

Pemberian pakan bebek peking fase pembesaran dapat dilakukan dengan memberikan pakan olahan ataupun pabrik. Biasanya pakan olahan berupa dari sayuran, rebusan keladi, singkong, dan sebagainya, sedangkan pakan pabrik berupa poer atau konsentrat. Pemberian pakan dapat dilakukan 2 kali dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari (Baca juga: Cara Membuat Pakan Fermentasi Bebek dari Batang Pisang)

).

14. Memperhatikan Kesehatan

Hal ini sangat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak bebek peking, perhatikan tingkat kesehatan berdasarkan ciri-ciri fisik atau fisiologi dari ternak bebek. Jika mengalami gangguan atau terserang penyakit lakukan tindakan dengan cara mengisolasinya terlebih dahulu.

15. Menjaga Kebersihan Kandang

Menjaga kebersihan kandang merupakan cara untuk menghindari serangan berbagai macam penyakit. Sebaiknya kebersihan kandang ini dilakukan secara teratur.

16. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit pada fase pembesaran sangatlah harus dilakukan untuk mencegah angka kematian dan juga kegagalan. Biasanya pengendalian dapat dilakukan dengan menyemprot larutan insektisida, bakterisida dan fungisida diberbagai area ternak bebek. Selain itu, juga memberikan asupan nutrisi berupa vitamin dan antibiotic.

17. Panen

Panen bebek peking bisa dilakukan pada umur 40-45 hari, dengan bobot badan 1,5-1,8 kg. pemanenan dapat dilakukan secara seleksi sesuai bobot yang diinginkan oleh pasar atau permintaan konsumen.

Baca juga:

Demikianlah ulasan tentang 17 Cara Beternak Bebek Peking Bagi Pemula. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat, serta menambah wawasan anda. Jangan lupa Share dan Like. TERIMA KASIH.

12 Cara Sukses Ternak Ayam Arab Petelur Bagi Pemula

12 Cara Sukses Ternak Ayam Arab Petelur Bagi PemulaBeternak ayam arab merupakan salah satu peluang usaha peternakan yang sangat menarik dan juga menguntungkan, terutamanya ternak ayam petelur.

Baca: 12 Ciri-Ciri Ayam Cemani Asli Yang Harus Diketahui

Meskipun masih sedikit yang budidaya atau beternak ayam arab petelur, namun permintaan pembeli masih cukup tinggi. Beternak ayam arab bisa dilakukan dalam skala kecil ataupun rumahan. Bila anda masih pemula untuk ternak ayam arab petelur skala kecil dan rumahan, untuk itu perhatikan langkah-langka  ternak ayam arab petelur dibawah ini.

1. Analisis Usaha

Analisa usaha peternak ayam arab petelur sangat penting dilakukan, untuk mengetahui target dan keuntungan yang akan diproleh. Misalnya analisa modal utama, analisa peralatan, dan juga analisa pengeluaran.  Dengan begitu akan mempermudah untuk melakukan pengembangan atau beternak ayam arab petelur dengan mudah. Biasanya modalnya utama bisa dilakukan dengan modal yang relatif kecil atau besar tergantung badget yang dimiliki.

2. Memilih Bibit Unggul

Bibit ayam arab petelur yang unggul dan berkualitas sangat menentukan hasil yang akan di proleh, pilihlah bibit ayam yang unggul, seperti tidak cacat, gerakan lincah, nafsu makan tinggi, bentuk fisik sempurna, dan tidak dalam terserang penyakit.

3. Pembuatan Kandang

Kandang ayam arab petelur harus dibuat menghadap ke barat atau timur, hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan udara yang baik dan sinar matahari yang baik. Agar ayam arab dapat menghasilkan telur yang berkualitas, peternak harus mempersiapkan 3 kandang, yaitu Box Indukan, Kandang pembesaran dan kandang produksi telur.

4. Proses Pemeliharaan

Untuk menghasilkan telur dan produksi yang baik, sebaiknya peternak melakukan pemeliharaan yang baik, seperti menjaga kebersihan kandang (tempat pakan), menyemprotkan larutan insektisida atau bakterisia secara berskala, dan menjaga kesehatan ayam arab petelur.

5. Pemberian Pakan

Pemberian pakan ini masuk dalam proses pemeliharaan, perhatikan kualitas dan nutrisi pakan yang akan diberikan oleh ayam arab petelur. Hal tersebut sangat membantu untuk meningkatkan hasil produksi telur. Pemberian pakan bisa dilakukan 2 kali dalam sehari, pada pagi dan siang hari dengan ukuran 80-90 gram/hari untuk masing-masing ayam.

6. Jenis Pakan yang Diberikan

Jenis pakan yang diberikan dalam beternak ayam arab petelur cara intensif ini,  yaitu harus memiliki kandungan protein sekitar 16%-18%, sehingga kandungan tersebut dapat memenuhi asupan protein yang membantu meningkatkan produksi ayam arab petelur. Biasanya memberikan pakan yang terbuat dari sayuran dan umbi-umbian, sedangkan pakan buatan berbentuk voor atau dedak.

7. Perhatikan Kualitas Telur

Memperhatikan kualitas telur ayam bagus atau tidak, ini merupakan hal yang harus dilakukan peternak dalam menseleksi ayam maupun telur yang dihasilkan. Dan juga bertujuan untuk mengetahui, bahwa ayam arab tersebut memerlukan kandungan nutrisi tambahan dan proses pemeliharaan yang khusus, berguna untuk memperbaiki kondisi telur yang dihasilkan.

8. Pengendalian Penyakit

Pengendalian penyakit ini sangat penting dilakukan untuk menghambat penyebarluasan penyakit yang menyerang ayam arab petelur. Pengendalian tersebut, bisa dilakukan dengan melakukan vaksinasi terhadap ayam arab petelur yang belum terkontaminasi atau terserang penyakit.

9. Jenis Vaksin

jenis vaksin yang diberikan untuk pencegahan virus, seperti Newscastel diseases (ND), Gumboro, Infektius bronchitis, Egg drop syndrome (Eds 76), Avian Influenza (flu burung) dan Mare’k  Fowl fols. Beberapa jenis vaksin bukan untuk virus, seperti Coriza, Kolera dan Koksidiosis.

10. Faktor Keberhasilan Vaksin

Factor keberhasilan vaksin ditentukan oleh, alat yang digunakan aman, vaksin aman dan penangananan serta cara pencampuran vaksin yang digunakan tepat dan benar, sehingga akan dapat menentukan tingkat keberhasilan yang tinggi.

11. Metode vaksinasi

Cara vaksinasi dapat dilakukan dengan cara suntik (injeksi), tetes ( tetes mata atau mulut) dan air minum.

12. Pemanenan Telur

Pemanenan telur ini dapat dilakukan dengan cara manual, yaitu melakukannya secara bertahap dengan menggunakan tangan, kemudian memasukan kedalam box telur. Dalam pemanenan ini harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu, berdasarkan ukuran, bentuk dan kualitas telur yang dihasilkan.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang 12 Cara Sukses Ternak Ayam Arab Petelur Bagi Pemula. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. TERIMA KASIH.

12 Ciri-Ciri Ayam Cemani Asli Yang Harus Diketahui

12 Ciri-Ciri Ayam Cemani Asli Yang Harus DiketahuiAyam cemani atau ayam kedua merupakan sala satu jenis ras ayam lokal yang awalnya banyak dikembangkan di wilayah Kedu, Desa Kedu, Kecamatan Temanggung dan Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Magelang.

Baca: 7 Cara Membedakan Ikan Mas Koki Jantan dan Betina

Ayam ini sangat dikenal dan populer karena memiliki warna hitam pada sebagian tubuh, dan banyak pula dimanfaat untuk hewan ritual. Sehingga banyak sekali yang beternak ayam cemani atau yang membelinya guna untuk mengkoleksi karena keunikan dari warna ayam tersebut. Sebelum membeli atau beternak ayam cemani, sebaiknya terkebih dahulu mengetahui ciri-ciri ayam cemani asli dan palsu, antara lain:

1. Kepala

Kepala ayam cemani berbentuk bulat memanjang, ketika berumur 7-8 hari. Namun bila ayam cemani berumur 6 bulan sampai 1 tahun berbentuk bulat dan dilengkapi dengan jengger, paruh dan lidah dan sebagainya. Dominan kepala memiliki warna hitam pekat, sepeerti arang.

2. Mata

Mata ayam cemani memiliki bentuk bulat dan beriamter sekitar 2-3 mm, tergantung umur. Mata ayam cemani memiliki warna hitam dan area mata juga berwarna hitam.

3.Paruh

Paruh ayam cemani memiliki warna hitam dan agak putih di bagian pangkal ujung, karena ayam cemani sering mematuk pakan sehingga warna bagian pangkal ujung pudar.

4. Jengger Atas

Jengger bagian atas pada ayam cemani juga memiliki warna hitam, namun dengan seiringinnya waktu dan bertambah umur jengger bagian atas akan mulai mudar berwarna kemerahan.

5. Jengger Bawah

Jengger bagian bawah pada ayam cemani, yang terdapat di dekat leher ini memiliki warna hitam. Hal ini sama dengan jengger bagian atas, akan mudar seiring waktu dan bertambahnya umur berwarna kemerahan.

6. Bulu

Bulu ayam cemani memiliki warna hitam dominan, namun tingkat keaslian biasanya tidak ada sedikitpun warna yang berbeda di setiap bulu yang dihasilkan ayam tersebut.

7. Kulit dan Ketiak

Kulit dan ketiak ayam cemani asli, biasanya berwarna hitam. Sudah dipastikan bila ayam cemani palsu akan menghasilkan ketiak dan kulit berwarna seperti ayam biasa lainnya.

8. Dubur

Dubur ayam cemani yang asli biasanya memiliki warna yang tidak hitam, seperti yang digosipkan. Melainkan dubur ayam cemani asli memiliki dubur seperti ayam lainnya.

9. Kaki

Kaki ayam cemani memiliki warna hitam tidak pekat atau agak kusam, dikarenakan sisik pada kaki ayam sering ditemukan kering sehingga memiliki warna hitam agak putih.

10. Tenggorokan

Tenggorokan ayam cemani asli tetap berwarna hitam, dengan panjang sama seperti ayam kampong. Bagian hitam ini juga terdapat dibagian dalam walaupun tidak secerah dibandingkan bagian luar.

11. Lidah

Lidah ayam cemani berwarna abu-abu atau terkadang berwarna putih. Tetapi ada juga beberapa lida ayam cemani berwarna hitam.

12. Darah

Menurut beberapa peternak ayam cemani darah ayam cemani memiliki darah merah, belum sampai saat ini menemukan ayam cemani memiliki darah hitam.walaupun sudah dilakukan percobaan dengan memberikan pakan ayam cemani dengan beras hitam, kluwak dan lainnya.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang 12 Ciri-Ciri Ayam Cemani Asli Yang Harus Diketahui. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat, serta memberikan wawasan anda mengenai ayam cemani. Terima kasih.

7 Cara Membedakan Ikan Mas Koki Jantan dan Betina

7 Cara Membedakan Ikan Mas Koki Jantan dan BetinaIkan Mas Koki (Carassius auratus auratus) merupakan salah satu jenis ikan hias yang banyak disukai dan digemari oleh berbagai macam kalangan. Sehingga ikan hias mas koki ini banyak di ternakkan oleh peternak.

Baca:  6 Cara Merawat Anak Ikan Cupang Yang Baru Menetas Agar Tidak Mati

Namun, sebagian peternak ikan hias masih belum banyak yang bisa menentukan ikan hias jantan dan betina terutamanya peternak pemula. Untuk itu, kami akan jelaskan cara membedakan ikan mas koki jantan dan betina dengan mudah berdasarkan cirri-ciri yang dimiliki.

Ciri-Ciri Ikan Mas Koki Jantan dan Betina

Cara membedakan ikan mas koki jantan dan betina, dapat dilihat berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki, antara lai:

1. Kepala

Kepala ikan mas koki jantan memiliki kepala agak kecil dan juga agak kerucut serta muncung ke depan, sedangkan ikan mas koki betina memiliki bentuk kepala bulat dan agak besar dibandingkan dengan jantan.

2. Postur Tubuh

Postur tubuh atau bentuk tubuh ikan mas koki jantan lebih ramping dan memanjang, sedangkan bentuk tubuh ikan mas koki betina tampak bulat dan besar.

3. Warna Tubuh

Warna ikan mas memang beragam, namun untuk menentukan bisa juga di lakukan dengan menentukan jantan dan betina. Warna ikan mas koki jantan lebih mengkilap, jelas dan lebih terang dibandingkan betina yang agak kusam atau kurang terang.

4. Sirip Bagian Atas

Sirip bagian atas pada ikan mas koki jantan lebih panjang dan berbentuk separuh kipas, untuk beberapa spesies. Sedangkan pada ikan mas koki betina memiliki sirip bagian atas pendek dan berbentuk seperti bulan sabit hanya separuh.

5. Sirip Bagian Bawah

Sirip bnagian bawah ikan mas koki jantan memiliki sirip satu (tunggal), dan terdapat bercak atau bintik putih. Sedangkan pada ikan mas koki betina memiliki sirip bagian bawah dua (ganda) dan tidak bintik, untuk sebagian spesies ikan mas koki betina.

6. Gerakan Ikan

Gerakan ikan mas koki jantan lebih agresif, lincah dan liar, sedangkan ikan mas koki betina pasif atau tidak terlalu banyak bergerak.

7. Alat Reproduksi

Organ reproduksi ikan mas koki jantan bila di lakukan perabaan akan tampak menonjol dan meruncing, sedangkan ikan mas koki betina berbentuk bulat dan dekat dengan bagian anus.

Tambahan:

Ciri-ciri diatas, dapat dilakukan ketika umur ikan jantan berumur 3-5 bulan dan betina minimal berumur 6-8 bulan. Ketika masih dalam bentuk benih, akan sangat sulit membedakan ikan mas koki jantan dan betina.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang 7 Cara Membedakan Ikan Mas Koki Jantan dan Betina. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

12 Cara Membedakan Ikan Louhan Jantan dan Betina

12 Cara Membedakan Ikan Louhan Jantan dan BetinaIkan Louhan (Amphilophus trimaculatus) merupakan jenis ikan hias yang banyak di pelihara di dalam akurium, karena memiliki bentuk dan warna yang menarik serta khas. Ikan louhan ini berhabitat asli di Malaysia dan Taiwan, namun sudah banyak yang memeliharanya  di penjuru dunia.

Baca: 18 Cara Membedakan Bibit Kurma Jantan dan Betina

Namun bagi peternak ikan, hal yang paling menguntungkan adalah perbanyakan ikan untuk dijual kembali atau dipelihara sendiri dalam jumlah yang banyak. Tetapi bagi peternak ikan louhan pemula akan sangat sulit untuk menentukan ikan louhan jantan dan betina, yang bertujuan untuk melakukan pemijahan atau perkawinan. Berikut ini kami akan membantu anda membedakan ikan louhan jantan dan betina dengan mudah dan akurat.

Ciri-Ciri Ikan Louhan Jantan

  1. Kepala ikan louhan jantan terdapat jenong yang lebih besar, dibandingkan betina.
  2. Ukuran tubuh ikan louhan jantan lebih panjang dan besar, dibandingkan betina.
  3. Warna dan motif ikan louhan jantan lebih terang dan jelas, dibanding betina.
  4. Bagian perut ikan louhan jantan, memiliki perut ramping dan ideal.
  5. Bagian perut ikan louhan bila, ditekan akan tampak dua lubang berdekatan dan terlihat tonjolan yang keluar.
  6. Alat kelamin ikan louhan jantan bila diraba, akan runcing dan bila ditekan mengeluarkan sperma berwarna putih.

Ciri-Ciri Ikan Louhan Betina

  1. Kepala ikan louhan betina terdapat jenong kecil, dibandingkan jantan.
  2. Ukuran tubuh ikan liouhan betina lebih melebar, dan tampak gemuk, dibandingkan jantan.
  3. Warna dan motif ikan louhan betina agak pucat dan kurang jelas, dibandingkan jantan.
  4. Bagian perut ikan betina, berbentuk oval atau membulat.
  5. Bagian perut ikan betina bila ditekan akan tampak dua lubang yang berjauhan dan terlihat tonjolan yang keluar.
  6. Alat kelamin ikan louhan betina bila diraba, akan tampak berbentuk membulat dan bila ditekan akan mengeluarkan sel telur berwarna kekuningan.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang 12 Cara Membedakan Ikan Louhan Jantan dan Betina. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

10 Cara Membedakan Belut Sawah Jantan dan Betina

10 Cara Membedakan Belut Sawah Jantan dan Betina Belut (Monopterus albus) adalah salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis dan ekologi. Belut  banyak ditemukan diareal lembab dan basah, seperti sawah, dan rawa.

Baca: 11 Hama dan Penyakit Jamur Tiram Serta Cara Pengendaliannya

Beternak belut memang sangat menguntungkan, dan menjanjikan. Dalam beternak, harus terlebih mengetahui ciri-ciri belut jantan dan betina. Hal ini bertujuan untuk mempermudahkan dalam pemijahan (pengawinan) dan dapat mempercepat perkembang biakan belut dalam kolam, atau drum.

Ciri-Ciri Belut Sawah Jantan

  1. Belut jantan memiliki panjang berkisar 40-60 cm.
  2. Berwarna kecoklatan lebih gelap, dibandingkan betina.
  3. Bentuk kepala tengkok, lebih besar dan muncung tampak tumpul
  4. Bagian tubuh bagian bawah, berwarna dominan berwarna putih kekuningan.
  5. Bagian organ reproduksi bila diraba, akan tampak menonjol dan tampak.

Ciri-Ciri Belut Sawah Betina

  1. Belut betina memiliki panjang berkisar 20-30 cm.
  2. Berwarna kecoklatan tidak gelap, dan bagian atas berwarna kehijauan.
  3. Bentuk kepala betina lebih runcing, dibandingkan jantan.
  4. Bagian bawah tubuh berwarna kekuningan pucat.
  5. Bagian organ reproduksi bila diraba, tampak rata dan tidak menonjol seperti belut jantan.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang 10 Cara Membedakan Belut Sawah Jantan dan Betina. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

6 Cara Meningkatkan Birahi Burung Kacer Agar Cepat Bertelur

6 Cara Meningkatkan Birahi Burung Kacer Agar Cepat Bertelur Istilah birahi adalah dimana keadaan burung sudah siap fisik atau mental untuk melakukan hubungan perkawinan/seksualitas antara burung jantan dan betina melalui perjodohan.

Baca: 6 Jenis Pupuk Dasar Untuk Tanaman Cabe

Dalam upaya peningkatan birahi terhadap burung kacer, peternak harus melakukan beberapa hal untuk dapat meningkatkan birahi secara optimal agar cepat bertelur, antara lain:

1. Jodohkan Kacer Jantan dan Betina

Cara ini memang sangat sederhana dilakukan, dalam upaya meningkatkan birahi burung kacer. Cara ini dilakukan dengan mendekatkan kandang jantan dan betina secara hadap-hadapan, bila sudah menunjukan tanda birahi lakukan penggabungan satu kandang untuk proses perkawinan.

2. Lakukan Penjemuran Burung Kacer

Penjemuran burung sangat efektif untuk dapat meningkatkan birahi, namun apabila penjemuran berlebihan dapat menyebabkan burung mengalami over birahi. Biasanya penjemuran dilakukan 1 jam/hari, namun bisa juga menambahkan durasi penjemuran burung kacer menjadi 1,5 – 2jam/hari.

3. Tambahkan Porsi Ekstra Food (EF)

Cara ini memang sederhana dan sangat efektif untuk meningkatkan birahi dalam waktu singkat. Biasanya dilakukan, dengan cara sebagai berikut:

  • Menambahkan EF sebesar 50%, dari biasanya.
  • Biasanya memberikan pakan 3 ekor jangkrik pada pagi dan soer hari, sekarang bisa memberikan 4-5 ekor pada pagi dan sore hari.
  • Jenis ekstra food yang diberikan, yaitu kroto, jangkrik, ulat hongkong, ulat bambu dan belalang hijau.

4. Memberikan Suplemen & Vitamin

Pemberian suplemen sangat membantu, untuk mempercepat birahi padsa burung kacer. Suplemen meningkatkan birahi burung kacer, biasanya yang diberikan yaitu; Sarang walet, Obat Macet Breeding Herbal, Hi-Vit Nutribird Vitamin, Teluro Embrio dan sebagainya.

5. Pemeriksaan Secara Medis

Untuk dapat meningkatkan birahi burung kacer, perlu dilakukan tindakan medis secara tepat mulai dari pemeriksaan, vaksinasi, dan penyuntikan obat-obatan untuk meningkatkan hormon seksualis burung kacer biasanya dilakukan pada dokter hewan khusus unggas.

Baca Juga: 

Demikianlah informasi tentang 6 Cara Meningkatkan Birahi Burung Kacer Agar Cepat Bertelur . Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

10 Cara Menambah Nafsu Makan Burung Murai Batu

10 Cara Menambah Nafsu Makan Burung Murai BatuBerkurangnya nafsu makan pada burung membuat, kualitas kicauan menurun dan bahkan kondisi burung tidak sehat. Sehingga harus segera dilakukan upaya meningkatkan nafsu makan burung murai batu dengan efektif.

Baca: 8 Cara Membedakan Bibit Kelapa Sawit Jantan dan Betina

Ada beberapa cara upaya meningkatkan nafsu makan burung murai batu, agar cepat makan atau nafsu makan, antara lain:

1. Menghindari Penggunaan Obat-Obatan

Pemilik burung biasanya membuat kesalahan, dalam penggunaan obat-obat sehingga membuat turunnya nafsu makan. Biasanya penggunaan obat-obatan yang terlalu keseringan akan membuat burung engan untuk memakan makanannya.

2. Kenali Jenis Makanan Burung Dengan Baik

Agak nafsu makan burung tetap terjaga dengan baik, sebaiknya pemiliki burung kicau mengenalai semua jenis makanan burung. Beberapa jenis makanan sehat burung, antara lain:

  • Biji-bijian
  • Milet
  • Jagung manis
  • Oats
  • Juwawut
  • Biji sawi
  • Jangkrik
  • Dan buah-bauahan

3. Memberikan Vitamin B Komplek

Vitamin B Komplek adalah jenis vitamin untuk meningkatkan nafsu makan, dan mencadangkan konsumsumsi karbohidrat sehingga menjadi energi.

4. Perhatikan Waktu Pemberian Makan

Waktu pemberian makan pada burung harus diatur dengan bai, sehingga kondisi burung akan tetap stabil. Biasanya pemberian pakan yang baik dilakukan pada pagi dan sore hari.

5.Pastikan Burung  Tidak Kekurangan Air

Burung yang dehidrasi atau kekurangan akan sangat berbahaya untuk kesehatan burung, namun juga akan menyebabkann berbagai penyakit muncul dan menurunkan nafsu makan. Pastikan air pada wadah burung tidak habis, agar burung tidak dehidrasi dan bila air sudah habis atau kotor lakukan pergantian air secara rutin.

6. Perhatikan Tanda Depresi Pada Burung

Burung yang tidak mau makan biasanya disebabkan oleh depresi atau stres, seperti keadaan kandang terlalu sempit, suara yang berlihan di areal kandang atau gangguan binatang sehingga menyebabkan nafsu makan menurun. Agar depresi hilang, lakukan perpindahan kandang di tempat aman dan nyaman sehingga nafsu makan burung akan tetap terjaga.

7. Menghindari Memberikan Makanan Tertentu

Burung adalah hewan yang snagat mudah menyukai jenis makanan tertentu, oleh sebab itu burung akan sangat sulit untuk mengkonsumsi makanan tertentu. Namun ada juga jenis burung yang menyukai jenis makanan, tetapi butuh adaptasi makanan terlebih dahulu.

8. Tidak Memberikan Makanan Yang Berlebihan

Pemberian makan yang berlebihan burung akan mudah melakukan penolakan, dan bosan. Sehingga lambat laun akan membuat burung engan untuk mengkonsumsinya kembali. Dalam hal ini perlu diperhatikan dalam takaran pemberikan makan pada burung.

9. Lakukan Pembersihan Kandang Secara Teratur

Kandang Burung yang terlalu kotor, sisa makanan yang menumpuk sehingga burung tidak nyaman dan menyebabkan nafsu makan menurun. Oleh sebab itu, sebaiknya perhatikan kandang agar tetap bersih. Bersihan 2-3 kali sehari dan semprot dengan larutan bakterisida  agar menghambat pertumbuhan atau seranggan penyakit.

10. Menggunakan Suplemen Penambah Nafsu Makan

Hal ini sangat mampu mengatasi untuk meningkatkan nafsu makan burung, biasanya  menggunakan suplemen ebot vit, vitavit, oriq jaya burung, vitagrow, moncer 1 dan sebagainya.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang 10 Cara Menambah Nafsu Makan Burung Murai Batu. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

 

14 Cara Membedakan Burung Gereja Jantan dan Betina

14 Cara Membedakan Burung Gereja Jantan dan BetinaBurung gereja (burung pingai) merupakan jenis burung pipt berukuran kecil yang berasal dari keluarga Passeridae.  Burung geraja berasal awal mulanya berasal dari Eropa, Afrika, dan Asia, kemudian menyebar di Australia dan Amerika Serikat.

Baca: 12 Cara Membedakan Burung Kutilang Jantan dan Betina

Habitat burung geraja umumnya di alam bebas, namun kebanyakan ditemukan dalam kota dalam jumlah yang sangat besar. Sehingga sangat sulit, dalam menentukan burung gereja jantan dan betina. Berikut ini ada beberapa ciri-ciri burung gereja jantan dan betina yang dapat mempermudahkan dalam menentukan jenis kelamin burung gereja.

Ciri-Ciri Burung Gereja Jantan

  1. Postur tubuh burung gereja jantan lebih ramping dan tampak panjang, dibandingkan gereja betina.
  2. Kicauan burung gereja jantan, lebih panjang apabila dilakukan pemasteran/pelatihanan.
  3. Bagian pada sayap dan berwarna kecoklatan, sisi tenggorokan berwarna kehitaman, sisi bagian bawah berwarna putih abu-abu, dan bagian kaki berwarna putih kekuningan,
  4. Memiliki paruh yang kuat dan berwarna hitam pekat, serta mata dan area berwarna hitam.
  5. Ekor burung gereja pendek, sekitar 2-4 cm.
  6. Memiliki sifat agresif, terhadap lawan jenis.
  7. Bila dilakukan perabaan organ reproduksi akan tampak menonjol dan tampak, bagian ini terdapat di dekat anus.

Ciri-Ciri Burung Gereja Betina

  1. Postur tubu burung gereja betina tampak gemuk, dibandingan gereja jantan.
  2. Kicuan burung gereja betina, lebih pendek mesti dilakukan pemasteran/pelatihanan.
  3. Bagian pada sayap dan berwarna coklat muda, sisi tenggorokan berwarna coklat kekuningan, sisi bagian bawah berwarna putih abu-abu, dan bagian kaki berwarna putih kekuningan,
  4. Memiliki paruh kutan dan berawarna hitam tidak terlalu pekat, serta mata dan area mata berawarna hitam.
  5. Ekor burung gereja betina pendek, sekitar 2-3 cm.
  6. Memiliki sifat tidak terlalu agresif, terhadap lawan jenis.
  7. Bila dilakukan perabaan organ reproduksi akan tampak lebih rata, dan tidak menonjol seperti burung gereja jantan.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang 14 Cara Membedakan Burung Gereja Jantan dan Betina. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

12 Cara Membedakan Burung Kutilang Jantan dan Betina

12 Cara Membedakan Burung Kutilang Jantan dan Betina Kutilang (Pycnonotus aurigaster)  atau dikenal dengan “Cucak kutilang” merupakan jenis burung pengicau yang berasal dari suku Pycnonotidae. Burung kutilang memiliki beberapa sebutan, orang Sunda menyebutnya cangkurileung  dan orang Jawa menyebutnya ketilang atau genthilang, sedangkan burung kutilang dalam bahasa Inggris disebut  Scooty headed Bulbul.

Baca: Cara Membuat Pakan Alternatif Kelinci dari Ampas Tahu

Ciri umumnya memiliku ukuran sedang dengan panjang total sekitar 20-30 cm, sisi atas tubuh ( pungggung, ekor) berwarna coklat kelabu, sisi bawah (tenggorokan, leher, dada dan perut) putih keabu-abuan dan bagian atas kepala, mulai dari dahi, topi atau jambul berwarna hitam serta bagian iris mata berwarna merah, paru dan kaki berwarna hitam. Adapun cara membedakan burung kutilang jantan dan betina, berdasarkan ciri-ciri lain yang dimiliki yaitu:

 Ciri-Ciri Burung Kutilang Jantan

  1. Postur tubuh kutilang jantan lebih ramping dan panjang, dibandingkan kutilang betina.
  2. Kicauan/suara kutilang jantan lebih panjang saat berkicauan dan tidak terputus-putus.
  3. Jambul pada kutilang jantan, lebih panjang dibandingkan kutilang betina.
  4. Bentuk kepala kutilang jantan lebih besar, dibandingkan kutilang betina.
  5. Bagian sisi atas tubuh (punggung, ekor), sisi bawah (tenggoroka, leher, dada dan perut), memiliki warna jelas berwarna coklat kelabu dan putih keabu-abuan serta bagian atas kepala, dahi, atau jambul berwerna hitam lebih terang dibandingkan dengan betina.
  6. Bila dilakukan perabaan organ reproduksi, kutilang jantan akan tampak menonjol dekat anus.

Ciri-Ciri Burung Kutilang Betina

  1. Postur tubuh kutilang betina tampak bulat dan gemuk, dibandingkan dengan kutilang jantan.
  2. Kicauan/suara kutilang betina lebih pendek saat berkicau dan terputus-putus.
  3. Jambul pada kutilang betina, lebih pendek dibandingkan kutilang jantan.
  4. Bentuk kutilang betina tampak kecil, dibandingkanb kutilang jantan.
  5. Bagian sisi atas tubuh (punggung, ekor), sisi bawah (tenggoroka, leher, dada dan perut), memiliki warna kurang jelas berwarna coklat kelabu dan putih keabu-abuan serta bagian ataskepala, dahi, atau jambul berwerna hitam kurang terang/agak kusam dibandingkan kutilang jantan.
  6. Bila dilakukan perabaan organ reproduksi, kutilang betina akan tampak datar dan bila diraba perlahan-lahan akan berlubang. Bagian organ reproduksi kutilang betina terdapat di dekat bagian anus.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang 12 Cara Membedakan Burung Kutilang Jantan dan Betina. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.