17 Cara Beternak Bebek Peking Bagi Pemula

17 Cara Beternak Bebek Peking Bagi Pemula Ternak Bebek peking merupakan salah satu jenis usaha peternakan yang memiliki prospek yang menjanjikan di masa akan datang. Karena tingginya permintaan pasar setiap harinya dan kandungan gizi yang cukup tinggi.

Baca: Mengenal Karakteristik Domba Ekor Gemuk (Javanesa Fat Tailed)

Bebek peking ini dikenal dengan bebek pedaging (potong), yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dibandingkan dengan bebek lainnya. Sehingga sangat direkomendasikan untuk beternak atau budidaya bebek peking ini. Bila anda masih pemula, berikut kami ingin membagikan cara ternak bebek peking agar cepat besar dengan cara yang mudah dan dapat diterapkan oleh kesemua orang.

1. Pemilihan Bibit DOD

Pilihlah bibit DOD yang unggul dan berkualitas, dengan memiliki ciri-ciri, yaitu agresif, lincah, sehat, tidak cacat, kaki kokoh dan bebas dari penyakit (Baca juga: Ciri-Ciri DOD Bebek Yang Baik dan Berkualitas )

2. Pemeliharan Bibit

Bibit bebek peking yang baru datang, sebaik dilakukan perawatan terlebih dahulu bertujuan agar ternak bebek peking tidak muda mati, tidak stress dan mudah untuk adaptasi ke lingkungan baru. Perawatan dapat dilakukan dengan cara memasukan kedalam kandang pemeliharaan dengan membiarkan selama 2 jam dan berikan air minum yang diberi probiotik untuk menetralkan kondisi tubuh dan suasana.

3. Persiapan Kandang

Kandang Bibit DOD yang baru datang sebaiknya berukuran 1×3 meter untuk 100 ekor bebek, bila sudah besar bebek bisa di letakan dikandang ini juga.

4. Berikan Penghangat

Bibit peking yang baru datang sebaiknya juga berikan lampu penghangat dengan 40 watt pada malam pagi dan malam hari, bertujuan untuk sebagai penganti indukan dimana anakan bebek membutuhkan penghangat untuk kesehatan tubuh.

5. Seleksi Ulang

Bibit DOD yang baru datang sebaiknya dilakukan seleksi ulang untuk menentukan keunggulan dan kualitas bebek peking yang akan dihasilkan. Pilihlah bibit peking dengan ukuran yang sama rata, lincah dan nafsu makan tinggi.

6. Pemberian Pakan

Pemberian pakan untuk DOD biasanya dapat dilakukan ketika DOD sudah berumur 3-4 hari baru bisa diberikan pakan berupa kuning telur, kemudian pakan pabrik berupa poer atau konsentrat ringgan sehingga pencernaan bibit tidak terganggu.

7. Pemberian Multivitamin

Pada fase pembibitan DOD pemberian vitamin sangatlah penting dilakukan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan bebek peking cepat berkembang dan tumbuh besar.

8. Pengendalian Hama

Hama yang sering menyerang pada DOD biasanya, kodok, ular, dan binatang lainnnya. Untuk pengendaliannya sebaiknya membuat pagar dari jaring atau bambu agar binatang lainnya tidak mudah masuk.

9. Pengendalian Penyakit

Penyakit yang sering menyerang pada DOD, yaitu White eye, colera, Salmonellosis, Sinustis, dan sebagainya. Untuk pengendaliannya hanya menggunakan antibiotic yang diaplikasikan dengan mencampurkan ke air minum.

10. Fase Pembesaran

Ketika bebek peking sudah berumur 20 -25 hari, lakukan pemindahan bebek sesuai dengan ukuran atau bobot badan untuk menghindari kekurangan pakan akibat kekalahan dalam penyerobatan makanan.

11. Sistem Pemeliharaan

Sistem pemeliharaan bebek peking dalam fase pembesaran, sebaiknya dilakukan secara intensif yaitu system pemeliharan yang dilakukan didalam kandang, baik pemberian pakan atau tanpa melepaskan bebek peking didaerahnya.

12. Sistem Kandang

Kandang yang baik dalam system pembesaran bebek peking adalah kandang ranch, yaitu  jenis kandang yang ada untuk tempak ternakan dan tempat untuk umbaran. Kandang ini dilengkapi dengan kolam kecil yang berguna sebagai tempat mandi dan membersihkan kotoran. Selain itu juga berguna untuk mengatur suhu tubuh bebek.

13. Pemberian Pakan

Pemberian pakan bebek peking fase pembesaran dapat dilakukan dengan memberikan pakan olahan ataupun pabrik. Biasanya pakan olahan berupa dari sayuran, rebusan keladi, singkong, dan sebagainya, sedangkan pakan pabrik berupa poer atau konsentrat. Pemberian pakan dapat dilakukan 2 kali dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari (Baca juga: Cara Membuat Pakan Fermentasi Bebek dari Batang Pisang)

).

14. Memperhatikan Kesehatan

Hal ini sangat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak bebek peking, perhatikan tingkat kesehatan berdasarkan ciri-ciri fisik atau fisiologi dari ternak bebek. Jika mengalami gangguan atau terserang penyakit lakukan tindakan dengan cara mengisolasinya terlebih dahulu.

15. Menjaga Kebersihan Kandang

Menjaga kebersihan kandang merupakan cara untuk menghindari serangan berbagai macam penyakit. Sebaiknya kebersihan kandang ini dilakukan secara teratur.

16. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit pada fase pembesaran sangatlah harus dilakukan untuk mencegah angka kematian dan juga kegagalan. Biasanya pengendalian dapat dilakukan dengan menyemprot larutan insektisida, bakterisida dan fungisida diberbagai area ternak bebek. Selain itu, juga memberikan asupan nutrisi berupa vitamin dan antibiotic.

17. Panen

Panen bebek peking bisa dilakukan pada umur 40-45 hari, dengan bobot badan 1,5-1,8 kg. pemanenan dapat dilakukan secara seleksi sesuai bobot yang diinginkan oleh pasar atau permintaan konsumen.

Baca juga:

Demikianlah ulasan tentang 17 Cara Beternak Bebek Peking Bagi Pemula. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat, serta menambah wawasan anda. Jangan lupa Share dan Like. TERIMA KASIH.

Cara Membuat Pakan Fermentasi Bebek dari Batang Pisang

Cara Membuat Pakan Fermentasi Bebek dari Batang PisangBatang pisang atau gedebog pisang adalah salah satu limbah yang memiliki kandungan nutrisi komplit untuk ternak, terutamanya ternak bebek.  Kandungan nutrisi didalam batang pisang, antara lain Bahan kering 87,7%,  Lemak kasar 14,23%, serat kasar 29,40%, protein kasar 3%, abu 25,12%, dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 28,15%.

Baca: Klasifikasi dan Morfologi Ikan Pari (Dasyatis sp)

Oleh sebab itu, batang pisang sangat baik dijadikan pakan penganti dikarenakan kandungan yang sangat baik. Biasanya pakan dari batang pisang dijadikan sebagai pakan adalah dengan cara di fermentasi. Berikut cara membua pakan fermentasi untuk bebek dari batang pisang.

Alat dan bahan

Alat yang digunakan:

  • Ember atau drum
  • Tali plastik atau karet
  • Plastik penutup
  • Pengaduk

Bahan yang digunakan:

  • Batang pisang sudah dicacah 30%
  • Dedak padi 20%
  • Dedak jagung 30%
  • Ampas tahu 10%
  • Molases 5%
  • Air 5%
  • EM4 50-100 ml

Cara Membuat Pakan Fermentasi Bebek

  1. Masukan batang pisang, dedak padi, ampas tahu dan dedak jagung ke ember. Lalu aduk hingga merata dan homogen.
  2. Selanjutnya masukan molases dan air secara perlahan –lahan dan aduk hingga merata.
  3. Kemudian, masukan lagi EM4 dan aduk kembali hingga merata. Hal tersebut agar fermentasi yang dilakukan berhasil dan sangat baik untuk ternak bebek.
  4. Lalu tutup ember dengan plastik hingga tertutup rapat.
  5. Diamkan selama 2-3 minggu,
  6. Dan setelah 2-3 minggu aplikasikan keternak bebek 2 kali dalam sehari.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang Cara Membuat Pakan Fermentasi Bebek dari Batang Pisang. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

 

Cara Membuat Pakan Alternatif Bebek/Itik Petelur

Cara Membuat Pakan Alternatif Bebek/Itik PetelurPakan ternak adalah kebutuhan yang harus dipenuhi untuk meningkatkan keberhasilan dalam usaha ternak atau budidaya bebek petelur. Dengan harga pakan yang cukup tinggi membuat peternak, mencari solusi untuk membuat pakan alternatif yang murah dan mudah didapatkan.

Namun, tanpa harus mengurangi kebutuhan gizi dan nutrisi dari ternak bebek petelur. Tetapi dalam pembuatan pakan, terlebih dahulu mengetahui komposisi pakan, kandungan gizi pakan dan kebutuhan itik/bebek petelur perharinya sesuai dengan umur. Jika masih pemula, berikut cara membuat pakan alternatif bebek/itik petelur dengan mudah.

Baca: Cara Membuat Pakan Alternatif Ayam Petelur

Bahan Baku Yang digunakan:

  • Jagung giling 4 kg
  • Bekatul/dedak halus 3 kg
  • Bungkil kedelai 0,8 kg
  • Minyak nabati 1 kg
  • Suplemen maks/vitamin kompleks

Cara Membuat Pakan Alternatif Bebek/Itik Petelur

  1. Haluskan bahan yang digunakan, hingga menjadi mash/tepung dengan menggunakan mesin penghalus.
  2. Lakukan pencampuran, semua bahan yang disediakan dibak/tong besar dengan alat mixing sampai tercampur merata.
  3. Lalu bisa mencetaknya atau tidak mencetaknya sama sekali, jemur beberapa menit untuk mengurangi kadar air yang masih ada.
  4. Berikan pakan tersebut 2 kali dalam sehari, dengan menambahkan air secukupnya.
  5. Bila bahan sulit, dicari bisa juga menambahkan bahan pakan, seperti keong mas dan talas.

Catatan:

Pemberian pakan harus sesuai dengan kebutuhan dan umur ternak bebek/itik petelur, selain itu dalam pembuatan pakan tersebut harus benar-benar memahami kandungan bahan pakan yang digunakan, bertujuan agar tidak mengurangi kebutuhan yang dibutuhkan bebek/itik petelur dan mampu membantu meningkatkan produktivitas telur yang dihasilkan.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang “Cara Membuat Pakan Alternatif Bebek/Itik Petelur”.  Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat, Terima kasih.

Ciri-Ciri DOD Bebek Yang Baik dan Berkualitas

Ciri-Ciri DOD Bebek Yang Baik dan Berkualitas – Dod atau dikenal dengan istilah “Day Old Duck” adalah salah satu anakan, benih atau bibit bebek yang sudah dalam fase penetasan. Setelah, fase penetasan berlalu dilakukan penyelesian anakan bebek atau itik yang baik, unggul dan berkualitas untuk bakalan benih dalam budidaya ternak bebek.

Untuk memilih dan menentukan anakan DOD yang baik dan berkualitas memang sangat menyulitkan bagi peternak pemula, karena untuk menentukan anakan tersebut harus teliti, berpengalaman dan memahami perbedaan bibit anakan mana yang baik dan berkualitas. Berikut cara memilih anakan DOD yang baik dan berkualitas.

Baca: Cara Mengobati Ayam Cacingan Yang Ampuh

Cara Memilih Bibit Anakan DOD Bebek Yang Baik dan Berkualitas

  • Memiliki gerakan lincah.
  • Nafsu makan meningkat.
  • Memiliki bulu halus, lembut dan kering serta mengkilap.
  • Berat badan rata-rata berkisar 38-40 gram/bahkan lebih.
  • Berumur 3-4 hari atau 2-3 hari setelah penetasan.
  • Tidak abnormalitas (kecacatan lahir), bagian apapun seperti bagian kaki, kepala, ekor, sayap, mulut/paruh dan sebagainya.
  • Bagian mata terbuka, tidak air mata, dan bagian pusar kering.
  • Dalam kondisi sehat.
  • Memiliki suara yang baik.
  • Berasal dari indukan yang berkualitas.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Ciri-Ciri DOD Bebek Yang Baik dan Berkualitas. Semoga informasi yang disampaikan berguna dan bermanfaat, bagi para peternak bebek. Terima kasih.