Cara Pembenihan/Pembibitan Belut Bagi Pemula

By On Kamis, Juli 19th, 2018 Categories : Perikanan, Tips Ternak

Cara Pembenihan/Pembibitan Belut Bagi PemulaBelut merupakan sejenis ikan dengan anggota suku Synbranchidae (belut), namun memiliki perbedaan hidup yaitu di lumpur dengan sedikit air, karena belum memiliki dua sistem pernapasan.Belut terdiri dari dua jenis, yaitu belut sawah (Monopterus albus)  dan belut rawah (Synbranchus bengalensis).  Perbedaan kedua sangat tampak pada belut sawah memiliki ciri khas pendek dan gemuk, sedangkan belut rawah panjang dan ramping.

Baca: Cara Ternak Belut Untuk Pemula

Budidaya belut terdapat dua segmen, yaitu pembibitan dan pembesaran. Pembibitan memiliki tujuan untuk menghasilkan anakan dan pembesaran untuk menghasilkan belut konsumsi. Berikut cara pembenihan/pembibitan dan pemijahan belut dengan mudah bagi pemula.

Cara Pembenihan Belut

1. Persiapan Media Pembenihan Belut

Media pembenihan ini dilakukan selama masa pemeliharaan pembenihan induk belut, yang membutuhkan waktu yang lama. Bahan yang digunakan untuk pembenihan antara lain: jerami, pupuk kandang, pelepah pisang, lumpur dan dekomposer/EM4. Semua bahan tersebut di campurkan dan difermentasikan hingga siap untuk tempat pemijahan. Berikut cara pembuatan tempat pemijahan adalah dengan cara:

  • Bagian paling bawah diletakan jerimi dengan tinggi 10-15 cm,
  • Masukan pupuk kandang dengan tinggi 10-15 cm dan pelepah pisang dengan tinggi 10 cm.
  • Lalu masukan bio dekomposer/EM4, dan biarkan selama 1-2 bulan.
  • Setelah itu, masukan air setinggi 10-15 cm dan air 10-15 cm , dan diamkan selama 2 minggu.
  • Pastikan media pemijahan benar-benar siap untuk digunakan, apabila media sudah bau menyengat berarti sudah siap digunakan.

2.Persiapan Indukan Belut Siap Pijah

Pilihlah indukan berkualitas dan unggul, sebelum melakukan pemijahan, dengan cara menyeleksi indukan jantan dan betina berdasarkan ciri-ciri yang di miliki diantaranya:

Ciri-Ciri Induk Belut Jantan

  • Pastikan berusia 7 bulan lebih.
  • Memiliki gerakan lincah dan agresif.
  • Memiliki warna yang lebih gelap dan cerah
  • Berpostur besar, panjang 30 cm, ekor lancip dan tidak abnormal
  • Berkepala tumpul, dan tidak dalam keadaan luka.
  • Sistem dan organ reproduksi bagus.

Ciri-Ciri Induk Belut Betina

  • Pastikan berusia tidal sampai 7 bulan.
  • Memiliki gerakan lincah dan gesit.
  • Memiliki warna tidak terlalu cerah jika dibanding belut jantan.
  • Berpostur ramping, panjang kurang dari 30 cm, ekor lancip dan tidak abnormal.
  • Berkepala lancip, dan tidak dalam keadaan luka.
  • Sistem dan organ reproduksi bagus.

3. Pemijahan Belut Jantan dan Betina

Pemijahan dilakukan dengan perbandingan 1 jantan : 3 betina atau lebih. Pemijahan dilakukan sebaiknya pada sore hari, dan selama pemijahan indukan bisa diberi pakan berupa keong mas, ikan kecil, bekicot, atau limbah sayuran seperti limbah kol, kubis, sawi dan lain-lain. Bila pemijahan sudah dilakukan terdapat gelembung-gelembung dipermukaan, dan biarkan selama seminggu hingga pemijahan selesai serta langsung dilakukan pembongkaran kolam, sebaiknya kolam yang digunakan berupa drum plastik agar mudah dalam pembongkaran.

4. Pemanenan Benih Belut

Pemanenan benih belut dilakukan secara perlahan, sebaiknya dilakukan pada pagi ataupun sore hari. Setelah dilakukan pembongkaran, pisahkan anakan dan indukan dalam tempat yang ditentukan. Setelah itu, lakukan penyeleksihan sesuai dengan ukuran ataupun bobot yang ditentukan. Kemudian, bisa pemeliharaan secara dengan budidaya pembesaran dan bisa juga dijual benih yang sudah di seleksi.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang Cara Pembenihan/Pembibitan Belut Bagi Pemula. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Cara Pembenihan/Pembibitan Belut Bagi Pemula | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99