Cara Mengatasi Kambing Kembung/Masuk Angin

By On Sabtu, September 16th, 2017 Categories : Kambing, Tips Ternak

Cara Mengatasi Kambing Kembung/Masuk Angin – Penyakit Kembung atau masuk angin dan dikenal dengan istilah Bloat atau Tympani adalah salah satu penyakit berbahaya yang banyak dihadpi oleh peternak kambing yang disebabkan oleh beberapa faktor lingkungan, pakan dan lainnya. Penyakit tersebut akan mengakibatkan fatas bila tidak segera ditangi dengan baik.

Permasalahan penyakit masuk angin pada kambing mengakibatkan angka kematian relatif cepat, ternak kambing akan mati dengan singkat 1-2 jam setelah kambing mengalami gejala masuk angin. Perut kembung pada kambing disebabkan oleh penimbunan gas dalam perut dan akan mengakibatkan kambing merasa kesakitan, frekuensi pernafasan meningkat dan seringnya buang air besar sehingga mengakibatkan kematian relatif cepat dibandingkan dengan penyakit lain.

Baca: Cara Merawat Burung Kenari Mabung Agar Cepat Selesai

Gejala/Tanda-Tanda dan Ciri-ciri Kambing Menderita Kembung/masuk angin

  • Kambing gelisah, sakit dan sulit bernapas
  • Nafsu makan menurun
  • Perut bagian kiri akan membesar, bila di tepuk bunyi hampir menyerupai bedug/kendang
  • Ternak akan selalu mengeluarkan suara
  • Pergerakan akan melambat
  • Ketika beristirahat ternak kambing akan mengulurkan leher, agar angin dalam tubuh keluar
  • Ternak kambing akan sulit bangun ketika jatuh, dan bila dibiarkan akan mati mendadak
  • Denyut jantung melemah, selaput lendir berwarna kebiruan pada mulut

Penyebab Kambing Menderita Kembung/Masuk Angin

  • Pakan mengandung kadar air yang cukup tinggi.
  • Mengkonsumsi pakan hijauan terlalu muda
  • Mengkonsumsi pakan berasal dari biji-bijian/kacang-kacangan yang sudah dihaluskan.
  • Ternak kambing terkena hujan, saat pengembalaan.
  • Tidak adanya fasilitas penghangat di kandang.
  • Perubahan iklim musim hujan dan kemarau, sehingga kondisi suhu meningkat dan menurun mengakibatkan ternak memiliki kondisi tidak stabil.

 Cara Mengobati Kambing Masuk Angin/Kembung

  1. Cara Pertama: Lakukan pencekokan kambing dengan minuman bersoda, seperti sprite, coca cola dan sebagainya. Tambahkan dalam minuman bersoda tersebut dengan obat masuk angin, yang biasa di minum oleh manusia. Dengan perbandingan 1 botol : 2 obat masuk angin dalam bentuk pil, pencekokan dilakukan seminggu 1-2 kali sampai ternak sembuh.
  2. Cara Kedua: Lakukan pencekokan kambing dengan menggunakan jamu, biasanya menggunakan jamu sachet atau kemasan yang di konsumsi oleh manusia. Pencekokan jamu masuk angin hanya membutuhkan satu sachet/botol aqua kecil, pencekokan dilakukan seminggu 1-2 kali hingga ternak sembuh.
  3. Cara Ketiga: Lakukan pencekokan kambing dengan obat tympasol berkisar antara 30-50 ml, yang sudah dicampurkan oleh larutan air dan disikan dengan botol plastik/kaca. Pencekokan dilakukan 2 kali dalam seminggu. Bila ternak kambing belum sembuh.
  4. Cara Keempat: Lakukan pencekokan kambing dengan menggunakan minyak kelapa, dengan takaran 100-200 ml/gelas.
  5. Cara Kelima: Pemberian minyak angin/minyak kayu putih di bagian perut yang kembung/masuk angin, pemberian tidak dilakukan pemijatan tertentu melainkan hanya mengoleskan saja.

Baca Juga

 

Itulah informasi tentang Cara Mengatasi Kambing Kembung/Masuk Angin. Semoga berguna dan bermanfaat bagi para peternak kambing. Terima kasih.

Cara Mengatasi Kambing Kembung/Masuk Angin | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99