Cara Mengatasi dan Mengobati Penyakit Gumboro Pada Ayam

Cara Mengatasi dan Mengobati Penyakit Gumboro Pada Ayam  – Gumboro (Infectious Bursa Disease) adalah salah satu penyakit yang menyerang pada berbagai macam unggas, misalnya itik/bebek, ayam broiler, ayam petelur, burung dan sebagainya. Penyakit ini menyerang pada bagian kelenjar bulat (Bursa fabricii) yang terletak di atas kloaka.

Baca: Cara Mengatasi dan Mengobati Penyakit Tetelo (ND) Pada Ayam

Penyakit ini juga disebut dengan penyakit AIDSnya ayam.  Penyakit ini disebabkan oleh virus dari genus Avibirnavirus yang dapat bertahan hidup selama 3-4 bulan atau lebih. Penyebaran penyakit ini melalui makanan, minuman, kotoran sendiri, alat peternakan, lingkungan tercemar dan orang yang terkena virus gumboro tersebut.

Penyakit ini menyerang ayam berusia mudah berkisar 9-60 hari, yang dapat menimbulkan beberapa gejala klinis dan subklinis, umumnya adalah sebagai berikut:

Gejala dan Ciri-ciri Ayam Terkena Penyakit Gumboro

  • Ayam tampak kusam, lesuh dan lemah.
  • Konsumsi makan dan minum menurun, sehingga mengakibatkan mata terpejam, bulu kusut dan tidak aktif.
  • Ayam dalam keadaan kondisi panas/demam, sehingga terkadang mengakibatkan kejang pada kedua kaki, kepala dan sayap.
  • Feses/kotoran ayam berwarna putih bening, lengket dan encer.
  • Kematian pada fase gejala klinis mencapai 2% – 5% setelah 3 hari terlihat gejala.
  • Kematian fase subklinis bisa mengakibatkan kematian yang cukup tinggi hampir 80% – 90%.

Cara Mengatasi/mencegah dan Mengobati Penyakit Gumboro Ayam

Ada beberapa cara mencegah dan mengobati penyakit gumboro pada ayam, adalah sebagai berikut:

Pencegahan:

  • Melakukan sanitasi lingkungan dan menjaga kebersihkan kandang dengan teratur.
  • Lakukan penyemprotan peralatan dan kandang secara berskala dengan mengunakan larutan desinfektan.
  • Menggunakan bibit anakan tahan tehadap penyakit atau sudah disuntikan vaksin gumboro pada umur 5-9 hari.
  • Pemberian pakan berkualitas, mengandung banyak vitamin komplek dan memberikan obat anti stress.
  • Menyesuaikan suhu kandang dengan baik, agar ayam dapat mudah menyesuaikan diri.
  • Melakukan manajemen pemeliharaan dengan tepat.

Pengobatan:

  • Berikan obat vitaminelektrolit, glukosa (gula aren diencerkan sebanyak 2%).
  • Bisa juga memberikan obat antiviotic ringan, misalnya Ampicillin, Doxiciclin, Neomicin.
  • Bila ayam masih berumur kurang dari 25 hari, sebaiknya dilakukan pemanasan atau brooding “namun harus perlu diperhatikan bahwa ventilasi harus lancar karena ayam membutuhkan banyak oksigen”.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Cara Mengatasi dan Mengobati Penyakit Gumboro Ayam Broiler. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *