Cara Membuat Pakan Alternatif Ayam Kampung

By On Selasa, Maret 7th, 2017 Categories : Pakan Ternak

Cara Membuat Pakan Alternatif Ayam Kampung – Pakan ayam merupakan sumber utama untuk perkembangan budidaya/beternak ayam untuk menghasilkan ternak sesuai dengan target/tujuan peternak.

Namun, pakan ayam memiliki harga jual yang cukup tinggi sehingga para peternak membuat pakan alternatif ayam dengan berbagai macam bahan tambahan yang memiliki kandungan yang cukup tinggi dan baik serta disukai oleh ayam kampung.

Baca:Pengertian Antropolologi dan Cabang Ilmu Antropologi

Ada beberapa pakan alternatif ayam kampung yang memiliki harga terjangkau murah dan mudah didapatkan, bahkan dapat ditemukan sekitar lingkungan peternak diantaranya adalah:

Pakan Alternatif Ayam Kampung

1. Ampas Tahu

Penggunaan ampas tahu dijadikan pakan alternatif dapat dilakukan dengan cara, melakukan pemerasan hingga kadar air 40%, lakukan penaburan ragi pada ampas tahu hingga merata/gunakan EM4 dan molases, masukan kedalam wadah kedap udara dan diamkan selama 4-5 hari.

2. Fermentasi Kulit Ari Kedelai

Fermentasi kulit ari kedelai, biasanya diaplikasikan untuk pakan tambahan ternak sapi. Namun setelah beberapa prose  diaplikasikan secara langsung ke ayam kampung/pedaging sebanyak 40%. Fermentasi kulit ari dilakukan hampir sama dengan diatas menggunakan ragi, tetapi kebanyakan menggunakan jenis kapang atau menggunakan bakteri Aspergillus niger.

3. Olahan Kulit Pisang

Pengelolaan kulit pisang menjadi pakan alternatif, biasanya kulit pisang dijadikan terlebih dahulu dalam bentuk tepung. Dalam pembuatan pakan alternatif tepung kulit pisang dapat dilakukan dengan cara mencuci kulit pisang, lalu merendam kulit pisang ke laritan natrium tisulfat, kemudian melakukan pemotongan dalam bentuk kecil dan keringkan dengan oven atau sinar matahari hingga kering, selanjutnya lakukan penggilingan dan pengayakan hingga halus atau dalam bentuk mash (tepung).

4. Fermentasi Kulit Kakao

Fermentasi kulit kakao menjadi bahan pakan alternatif ayam kampung, dapat dilakukan dengan cara yaitu mencacah kulit hingga dalam bentuk ukuran kecil, pengeringan kulit kakao hingga kering, kulit kakao yang sudah kering dicampurkan dengan starbio atau urea hingga merata  dan diamkan dalam wadah kedap udara selama 2 minggu, setelah itu lakukan penggilingan hingga menjadi tepung atau pellet.

5. Fermentasi Onggok Singkong

Fermentasi onggok singkong dapat dilakukan dengan cara mencucu singkong hingga bersih, mencacah hingga berukuran kecil, keringkan dengan oven pada suhu 60 derajat celcius selama 24 jam. Kemudian digiling menggunakan mesin hingga berbentuk butiran kecil, lalu dikukus dengan penambahan air dan singkong giling 1:2 dilakukan selama 30 menit. Selanjutnya lakukan pengangkatan dan tambahkan garam mineral dan urea.’

6. Fermentasi Tepung eceng gondok

Fermentasi eceng gondok yan akan digunakan adalah daun dan pelepahnya, selanjutnya dilakukan pemotongan atau pencacahan hingga berukuran kecil, dan dikeringkan hinggga kering serta lakukan penggilingan hingga menjadi dalam bentuk tepung. Kemudian untuk mengelola tepun 100 gr eceng gondok ditambahkan dengan 600 m aquadest dan dosterilisasi dengan otoklaf selama 30 menit dan didinginkan, biasanya pakan dipakai sebagai campuran sumber mineral.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Cara Membuat Pakan Alternatif Ayam Kampung semoga informasi kami berguna dan bermanfaat.

Sumber:

Devandra, C., 1997. Utilization of Feedings Tuff from The Oil Palm. Feedings Tuff for Livestock in South Asia, Serdang. Maylasia.

Lambung.litbang.deptan.go.id

Peternakan.litbang.deptan

Cara Membuat Pakan Alternatif Ayam Kampung | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99