Cara Beternak Kelinci Untuk Pemula

By On Jumat, Maret 10th, 2017 Categories : Jenis Ternak, Tips Ternak

Cara Ternak dan Budidaya Kelinci –  Budidaya kelinci atau ternak kelinci merupakan salah satu prospek yang sangat menjanjikan dan menguntungkan, baik kelinci hias maupun kelinci pedaging.

Beternak kelinci memang tergolong sangat  mudah dan sederhana, namun kebanyakan para ternak kelinci pemula masih kesulitan dan budidaya kelinci.

Baca:Cara Mengobati Penyakit Mata Ayam Bangkok

Untuk itu, ada beberapa cara yang  haru dilakukan untuk beternak kelinci atau budidaya kelinci diantaranya adalah persiapan kandang,  pemilihan bibit/indukan kelinci, pemberian pakan dan minum, dan pengendalian hama dan penyakit.

Cara Beternak Kelinci Untuk Pemula

1.Persiapan Kandang Kelinci

Kandang ternak kelinci yang baik untuk budidaya kelinci adalah berukuran 200 x 70 x 70 cm yang dapat menampung kelinci sekitar 12 ekor kelinci betina dan 10 ekor kelinci jantan.  Untuk temperatur kelinci yang ideal untuk perkembanganbiakan dengan suhu 15-21 derajat celcius dengan sirkulasi udara baik dan terkena sinar matahari.

2.Pemilihan Bibit/Induk Kelinci

Secara umumnya pemilihan bibit kelinci harus dilakukan dengan baik, dikarenakan menentukan produksi yang akan dihasilkan. Ada beberapa jenis kelinci yang harus diketahui sebelumnya melakukan pemilihan diantaranya kelinci ras pedaging, ras hias, ras penghasil wool dan lain-lainnya tergantung peternak untuk melakukan budidaya kelinci jenis mana pun.

Secara umumnya ternak kelinci yang baik dan unggul untuk di budidaya/diternakan adalah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Kondisi sehat dan tidak abnormalitas
  • Pertumbuhan bulu baik
  • Mempunyai fertilitas tinggi
  • Aktif dan mata bersih serta terawat
  • Nafsu makan tinggi
  • Pertumbuhan relatif cepat

3.Pemberian Pakan dan Minum Kelinci

Beternak kelinci juga harus memperhatikan pakan dan minum, pemberian pakan kelinci normalnya dilakukan 2 kali dalam sehari. Pakan yang diberikan berupa pakan hijauan, sayuran, rerumputan (rumput embut, alang-alang, jelantur dan dedaunan) dan pellet untuk kelinci. Untuk pemberian minum kelinci dilakukan 1 kali dalam sehari atau 2 hari sekali.

4.Mengawinkan Kelinci

Mengkawinkan kelinci harus dilakukan dengan tepat,  supaya ternak kelinci betina menghasilkan anakan yang unggul dan berkualitas. Mengawinkan ternak kelinci yang paling optimal dilakukan pada pagi dan sore hari.

Proses perkawinan kelinci dapat dilakukan sebagai berikut:

  • Penggabungan antara kelinci jantan dan betina dalam satu kandang tertentu.
  • Diamkan selama beberapa jam, hingga terjadi perkawinan 2 kali/lebih.
  • Setelah ternak kelinci kawin, lakukan pemisahan ternak jantan dan betina
  • Setelah itu tunggu 12-14 hari, jika perkawinan ternak betina akan memiliki tanda-tanda bunting.
  • Maka perkawinan tersebut berhasil.

5.Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyerang pada kelinci diantaranya, sebagai berikut:

  • Kudis (Scabies)
  • Kanibalisme
  • Perut kembung
  • Mencret
  • Penyakit mata
  • Cacingan
  • Radang paru-paru
  • Dll

Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan sebagai berikut:

  • Melakukan sanitasi peralatan yang digunakan pada ternak kelinci
  • Menjaga kebersihan kandang kelinci, tempat pakan dan minum kelinci
  • Melakukan penyemprotan insctisida/bakterisida untuk membunuh siklus yang menyebabkan berbagai penyakit yang datang
  • Mengatasi dan mengobati ternak yang sakit dengan cepat
  • Melakukan sanitasi/membasmian gulma yang berada disekitar kandang
  • Pemberian vaksinasi, pakan bergizi dan bernutrisi dengan teratur
  • Dll

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Cara Beternak Kelinci Untuk Pemula semoga berguna dan bermanfaat serta dapat menambah wawasan anda. Terima Kasih

Cara Beternak Kelinci Untuk Pemula | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99