Cara Beternak Ayam Kalkun

By On Sabtu, Mei 13th, 2017 Categories : Ayam, Jenis Ternak

Cara Beternak Ayam Kalkun – Ayam kalkun merupakan salah satu jenis unggasa yang bukan asli dari Indonesia, melainkan berasal dari Kanada dan sebagian dari benua Eropa. Ayam kalkun memiliki beraneka jenis dan warna bulu yang bermancam-macam. Keindahan bulu dan bentuk ayam kalkun membuatnya terkenal untuk dijadikan unggas hias. Namun, dengan posturnya yang besar juga banyak dimanfaatkan untuk ayam penghasil daging.

Ayam kalkun yang banyak di jumpai di Indonesia saat ini memiliki banyak sekali ragamnya antara lain kalkun Bronze, kalkun Putih, kalkun Royal Palm, kalkun Golden Palm, kalkun Bourbon Red, kalkun Self Buff dan kalkun yang paling mahal dibandingkan kalkun yang lainnya adalah kalkun Black Spanish. Bagaimana? Apakah anda mulai tertarik untuk berbisnis kalkun ? Untuk info lebih lengkap silahkah simak ulasan berikut ini.

Baca: Cara Beternak Ayam Pedaging (Broiler)

Cara Beternak/Budidaya Ayam Kalkun

1. Pemilihan lokasi kandang

Pemilihan lokasi kandang kalkun sebaiknya berada di daerah dengan sinar matahari yang cukup terutama waktu pagi hari. Jadi saat membuat kandang, usahakan kandang menghadap ke timur. Untuk membuat keadaan kandang selalu kering, gunakan kulit padi sebagai alas lantai dan  bersihkan sesuai dengan kebutuhan dan akan lebih baik lagi jika lantai kandang di plester dengan semen.

2. Pemeliharaan anak kalkun

Pemeliharaan anak kalkun biasanya dilakukan saat kalkun berusia 1 hari sampai 2,5 bulan. Pada usia ini, kalkun diberikan pemanas tambahan berupa lampu bolam dengan suhu kandang berkisar 30-45oC.

Jenis pakan yang diberikan adalah BR1 full pada usia 1-20 hari. Pada usia lebih dari 20 hari, anak kalkun sudah bisa diberi pakan BR1 yang dicampur dengan nasi atau dedak yang dicampurkan dengan air panas dan diberi potongan sayuran / rumput-rumputan hiaju kemudian diaduk.

3. Memelihara kalkun lanjutan

Jika kalkun sudah mencapai usia lebih dari 2,5 bulan, ayam kalkun secara fisik sudah tumbuh besar dan sudah bisa dilihat perbedaan jenis kelaminnya. Pada usia ini, kalkun sebaiknya di pindahkan di kandang yang lebih luas agar ayam kalkun lebih bebas bergerak. Lebih baik lagi jika ayam kalkun dipelihara secara bebas. Untuk pakan yang diberikan yakni untuk BR1 jumlahnya bisa dikurangi dan diganti dengan porsi bekatul dan hijauan yang diperbesar.

4. Memelihara kalkun dewasa

Pada masa ini secara seksual mulai dewasa dan siap untuk bereproduksi. Tidak jarang ada perkelahian antar kalkun jantan. Oleh karena itu, tiap pejantan kalkun harus dipisahkan. Sedangkan pada ayam kalkun betina, jika sudah terlihat menunduk maka kalkun siap untuk dikawinkan dan bertelur.

Baca Juga: 

Demikian penjelasan tentang Cara Beternak Ayam Kalkun, secara umum pemberian makan dan pemeliharaan sama saja dengan unggas-unggas ayam pada umumnya. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam memulai bisnis anda.

Cara Beternak Ayam Kalkun | ilmupeternakan | 4.5
Link Alternatif Agen Sakong Bandar Poker Judi BandarQ itu99